PARMUSI Sulsel Serukan Dakwah Lingkungan, Jadikan Masjid Pusat Edukasi Pelestarian Alam
BINAAN: Dr. Abubakar Wasahua, M.H. ketika meninjau salah satu daerah binaan di wilayah Tinggi Moncong, Kab. Gowa.
MAKASSAR, GOWAMEDIA.COM – Pimpinan Wilayah Persaudaraan Muslimin Indonesia (PARMUSI) Sulawesi Selatan menyerukan penguatan gerakan peduli lingkungan berbasis nilai-nilai keislaman dalam momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Organisasi tersebut mengajak umat Islam, pengurus masjid, dai, hingga generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari amanah keagamaan.
Seruan itu disampaikan melalui Pernyataan Sikap dan Himbauan PW PARMUSI Sulawesi Selatan yang ditandatangani Ketua PW PARMUSI Sulsel, Dr. Abubakar Wasahua, M.H., dan Sekretaris, Drs. Syamsuddin, M.Si., di Makassar, Sabtu (6/6/2026).
Dalam pernyataannya, PARMUSI menegaskan bahwa menjaga lingkungan hidup merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ajaran Islam. Manusia, menurut organisasi tersebut, memiliki tanggung jawab sebagai khalifah di muka bumi untuk memelihara dan melestarikan alam semesta.
"Menjaga lingkungan bukan hanya persoalan sosial dan kemanusiaan, tetapi juga merupakan amanah keagamaan yang harus dijalankan oleh setiap Muslim," demikian salah satu poin sikap yang disampaikan PW PARMUSI Sulsel.
PARMUSI juga menyatakan keprihatinan terhadap berbagai persoalan lingkungan yang masih terjadi, mulai dari pencemaran sungai, penumpukan sampah plastik, penggundulan hutan, abrasi pantai, hingga eksploitasi sumber daya alam yang dinilai mengancam keberlanjutan kehidupan masyarakat.
Karena itu, organisasi tersebut menyatakan dukungannya terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang berorientasi pada pelestarian lingkungan hidup, pengurangan emisi karbon, pengelolaan sampah, konservasi sumber daya alam, serta pembangunan berkelanjutan.
Selain itu, PARMUSI mendorong lahirnya gerakan dakwah lingkungan yang mengintegrasikan pesan-pesan keislaman dengan upaya pelestarian alam. Menurut mereka, krisis lingkungan tidak hanya berkaitan dengan aspek ekologis, tetapi juga menyangkut persoalan moral, spiritual, dan kemanusiaan yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen bangsa.
Ajak Generasi Muda Bergerak
Dalam himbauannya, PW PARMUSI Sulsel mengajak seluruh jajaran organisasi mulai dari tingkat wilayah hingga ranting untuk aktif menjalankan program-program peduli lingkungan di daerah masing-masing.
PARMUSI juga meminta para mubaligh, dai, khatib, guru, dan tokoh masyarakat untuk lebih sering menyampaikan pesan-pesan keagamaan mengenai pentingnya menjaga lingkungan sebagai amanah dari Allah SWT.
Kepada masyarakat luas, organisasi ini mengimbau pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, peningkatan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, serta penerapan pengelolaan sampah yang baik dan benar.
Tidak hanya itu, PARMUSI juga mengajak masyarakat untuk terlibat dalam gerakan penanaman pohon, penghijauan lingkungan, pelestarian sumber mata air, serta perlindungan kawasan hijau yang disebut sebagai bentuk "sedekah ekologis" yang bernilai ibadah.
Salah satu poin penting dalam himbauan tersebut adalah ajakan kepada pengurus masjid agar menjadikan masjid sebagai pusat edukasi lingkungan. Kegiatan kebersihan, penghijauan, hingga pengelolaan sampah berbasis jamaah dinilai dapat menjadi sarana membangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat.
Generasi muda Islam juga didorong untuk menjadi pelopor gerakan lingkungan yang kreatif, inovatif, dan berkelanjutan.
Berlandaskan Nilai Keagamaan
Dalam pernyataannya, PARMUSI Sulsel mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-A'raf ayat 56 yang melarang manusia membuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya.
Organisasi ini juga mengingatkan hadis Nabi Muhammad SAW yang menganjurkan umat Islam tetap menanam pohon meskipun hari kiamat akan tiba, sebagai simbol pentingnya menjaga dan merawat kehidupan.
Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PW PARMUSI Sulawesi Selatan mengajak seluruh komponen bangsa untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga bumi sebagai amanah Allah SWT.
"Merawat alam adalah merawat amanah Allah. Karena itu, pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama demi terwujudnya kehidupan yang sehat, lestari, dan berkeadilan bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang," demikian penegasan PARMUSI Sulsel dalam pernyataannya. (*)